“Aku
Kalah”
Pada akhirnya, aku harus mengaku kalah
Tuhan lebih memlihnya ketimbang memilihku untuk
mendampingimu.
Mungkin ia lebih bisa berbesar hati, ketika kau main
dibanyak hati
Tidak sepertiku..
Mungkin ia lebih bisa meredam semua tingkah laku nakalmu
Tidak seperti yang aku mampu..
Mungkin ia lebih bisa membuatmu berhenti singgah
sebentar lalu pergi lagi
Tidak seperti ketika kau bersamaku dulu
Pada akhirnya, aku harus tetap mengaku kalah .
Satu-satunya pemenang di permainan ini adalah doaku yang
dikabulkan Tuhan..
Doa memintamu bahagia.
Doa memintamu menjadi sosok pendamping yang jauh lebih
baik dari kata sempurna.
Walau pada akhirnya,
aku harus tetap mengaku kalah,
karena pada kenyataannya di hadapan tuhan aku bukanlah
orang yang tepat untuk mendampingimu,
ketika kau mulai berubah menjadi sosok yang dulu sempat aku impikan.
Puisi oleh Brian Krishna~